Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun

بسم الله الرحمن الرحيم

Pasti ujian itu perit. Pasti ujian itu sakit. Tapi, bagaimana kita melihat ujian itu? Ujian itu mudah bagi orang-orang yang beriman. Ujian itu manis bagi orang yang bersabar. Bumi mana tidak ditimpa hujan.

Sayangnya Allah pada hamba-Nya memberi ujian yang mampu kita hadapi. Allah tidak pernah menzalimi manusia, tetapi manusia itulah yang menzalimi dirinya sendiri.

Jika ujian datang, mintalah supaya kita mampu menghadapinya. Usahlah meminta supaya dihindari ujian itu. Sejauh mana kita lari dari ujian itu, selama itulah ia akan mengejar kita. Hadapilah ujian dengan tenang kerana disebalik kesulitan itu ada kemudahan.

Kasih sayang Allah pada hamba-Nya bukan hanya memberikan kesenangan kepada kita. Kasih sayangnya luas dengan memberikan ujian yang setimpal dengan kita. Marahkah kita kepada Allah andai kita diuji? Apalah sangat jika nak dibandingkan dengan nikmat yang sangat banyak dikurniakan kepada kita.

Nikmat yang ada pun susah nak disyukuri, diberi ujian marah pula. Allah, manusi ni tak pernah puas. Ada sahaja perkara yang dirungutkan. Ampunilah hamba yang lemah ini. Jadikanlah hamba ini hamba yang bersyukur dengan nikmat-nikmatmu.

Tabahkanlah hati ahli keluargaku. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa yang terbaik buat mereka. Lindungilah mereka siang dan malam. Sesungguhnya Engka sebaik-baik pelindung. Emak, kak long minta maaf tak dapat bersama-sama dengan mak di saat emak sakit. Ayah, kak long minta maaf, di saat ayah kesempitan. Adik-adik, kak long minta maaf, tak dapat membantu kalian di saat kalian susah. Yakinlah dengan Allah. Ku kirim doa supaya Yang empunya jasad dan roh ini melindungi ahli keluargaku.


Popular posts from this blog

Lampu jalan.

Doa Masuk dan Keluar Tandas